Kamis, 21 Februari 2013

Wenger: Tak Ada Mafia Bola di Inggris

Klaim sebuah organisasi mata-mata Eropa, Europol yang menyatakan ada satu pertandingan Liga Champions telah diatur mengejutkan banyak pihak. Namun yang lebih menyakitkan lagi laga tersebeut berlangsung di Inggris.
Banyak yang menebak-nebak laga apakah itu. Semuanya pun merujuk ke pertandingan penyisihan grup Liga Champions 2009 antara Liverpool menghadapi tamunya Debrecen yang berkesudahan 1-0 untuk The Reds.
Hal ini langsung menarik perhatian beberapa pelaku sepakbola termasuk Arsene wenger. Manajer The Gunners tersebut menilai Inggris bebas dari mafia bola seperti itu. "Secara pribadi, sepakbola Inggris bebas dari hal-hal tersebut. Saya tidak berpikir para wasit bersikap curang." ungkapnya yang dilansir Daily Mail.
"Dalam olahraga secara keseluruhan, saya tidak berpikir mafia bola terjadi dalam sepakbola Inggris. Itu yang membuat kita terkejut. Tetapi, saya berpikir mafia bola atau pengaturan skor adalah sebuah masalah. Tetapi Anda harus tetap hati-hati." jelas Wenger.
Namun kalau hal tersebut benar-benar terjadi, Wenger ingin para pelakunya dihukum seberat-beratnya. "Ini waktunya mengatasi masalah tersebut dengan cara yang serius dan menghukum orang-orang yang curang seberat-beratnya." tambahnya.
Investigasi pun masih terus dilakukan oleh UEFA sendiri. Bekerjasama dengan laporan-laporan dari Europol, akal masalah nyatanya bermuara di sebuah organisasi mafia di Asia.

sumber : http://www.hai-online.com/Hai2013/Entertainment/Sport/News/Wenger-Tak-Ada-Mafia-Bola-di-Inggris

Asia Bertekad Perangi Mafia Sepak Bola

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Sepak Bola Asia akan meningkatkan perang terhadap mafia pengaturan hasil pertandingan. Hal itu ditandai dengan pertemuan pihak polisi dan petinggi sepak bola pekan ini guna mendiskusikan usaha memerangi mafia sepak bola.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Interpol akan mengadakan pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia, pekan ini. Pertemua digelar untuk meningkatkan kerja sama dalam memerangi mafia sepak bola.
Pertemuan diadakan dua pekan setelah adanya berita yang menyatakan bahwa ratusan pertandingan di dunia diatur hasilnya oleh geng di Asia.
Europol menyebut 380 pertandingan di Eropa dari sekitar 700 di seluruh dunia, termasuk kompetisi Liga Champions dan penyisihan Piala Dunia, tersangkut dengan sindikat kriminal yang berpusat di Singapura.
Mantan Sekjen AFC, Peter Velappan, menyebutkan masalah itu merupakan "puncak dari gunung es". Velappan, Sekjen AFC selama 30 tahun hingga 2007, mengatakan bahwa badan sepak bola tidak mampu memecahkan masalah itu sendirian.
"Asosiasi sepak bola tidak punya kekuatan atau kemampuan untuk memecahkan masalah itu,'' katanya. ''Ini masalah kriminal dan hanya pemerintah dan polisi yang dapat menanganinya. Tapi tidak ada kemauan politik mereka."
Velappan menyatakan masalah pengaturan pertandingan sudah berjumlah ribuan. Hal tersebut merupakan ancaman serius dalam sepak bola.
"Perang terhadap pengaturan hasil pertandingan harus dimulai dari sekarang dan diberantas hingga ke akarnya. Bila tidak, sepak bola Asia tidak akan pernah membaik bila semua laga masih diatur," kata Vellapan.

Pengatur Pertandingan Buron Interpol Disergap di Milan

LYON, KOMPAS.com — Adam Suljic, tersangka yang mengatur pertandingan internasional, yang masuk dalam daftar pencarian orang dengan label Red Notice, telah ditangkap di Milan, Italia. Penangkapan itu dilakukan berkat kerja sama antara kepolisian Italia dan kepolisian Singapura melalui National Central Bureau (NCB) Interpol kedua negara serta dukungan markas besar Interpol di Lyon, Perancis.

Adam Suljic, yang dituduh melakukan perjudian online dan mengatur pertandingan sepak bola internasional, disergap polisi sesaat setelah mendarat di Bandara Malpensa, Milan, Italia, setelah dalam penerbangannya dari Singapura, Kamis (21/2/2013).

Situs Interpol hari Kamis menyebutkan, setelah menerima konfirmasi dari kepolisian Singapura bahwa lelaki berusia 31 tahun itu berada di dalam pesawat, petugas Unit Penyelidikan Pelarian (Fugitive Investigative Support) Interpol dan Command and Coordination Centre, yang siaga 24 jam, bekerja sama dengan kepolisian Italia melalui jalur Interpol. Dengan demikian, petugas dapat memantau segala gerak-gerik buron itu dan kedatangannya di bandara di Milan.

"Penangkapan ini berkat kerja sama antarpetugas kepolisian yang saling berbagi informasi secara real time dan menggunakan jaringan global Interpol untuk melacak lokasi, identitas, dan menangkap tersangka," kata Sekretaris Jenderal Interpol, Ronald K Noble, dalam situs Interpol.

Pekan lalu Europol (Badan Kepolisian Eropa) mengumumkan bahwa sedikitnya 680 pertandingan di dunia, 380 di antaranya pertandingan di Eropa, termasuk Liga Champions dan kualifikasi Piala Dunia, diatur hasil skornya oleh mafia pertandingan yang bermarkas di Asia.

"Informasi tentang hal ini diterima dari 190 negara di seluruh dunia. Kepolisian negara anggota Interpol dapat membangun hubungan dengan memberi bukti dan nama-nama tersangka. Apa yang kita sekarang butuhkan adalah hukum-hukum nasional yang dimodernisasi, yang mengizinkan kepolisian berbagi informasi melalui saluran Interpol ketika investigasi berlangsung. Dengan demikian, polisi dapat beraksi dengan cepat dan lebih efektif," demikian Ronald K Noble.

"Penangkapan tersangka ini tidak akan terjadi tanpa kerja sama erat antara kepolisian Italia dan kepolisian Singapura dengan dukungan markas besar Interpol di Lyon, juga tidak akan terjadi tanpa kesepakatan di belakang layar antar-penegak hukum," jelas Noble.

"Kepada mereka yang ragu akan kemampuan atau komitmen Singapura memerangi perjudian dan mengatur pertandingan serta menangkap buron, ketahuilah bahwa Singapura akan bertindak setelah bukti cukup dan sesuai hukum yang berlaku. Singapura dan Italia adalah dua negara anggota Interpol yang aktif memerangi kejahatan," kata Sekjen Interpol.
.
Suljic menjadi target Interpol sejak tahun 2012 dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Interpol.
Rabu, 10 Oktober 2012

JERSEY BARU TIMNAS INDONESIA




Seperti halnya dua tahun silam, timnas Indonesia akan meluncurkan seragam barunya sebelum ajang Piala AFF digelar.

Untuk edisi 2012, Piala antara negara kawasan ASEAN ini akan digelar di Thailand dan Malaysia, Nike tetap akan menjadi sponsor seragam timnas Indonesia yang akan dikenalan di Piala AFF.
Walau belum diluncurkan resmi namun desain seragam tim Garuda telah bocor di dunia maya, perbedaan paling mencolok dari seragam edisi sebelumnya adalah tidak adanya siluet burung Garuda di bagian dada.
Untuk seragam 2012, terdapat beberapa strip tipis berwarna hitam yang menjadi kombinasi warna merah, selain itu terdapat strip hijau diujung lengan dan seragam bagian bawah.Sesi pemotretan telah dilakukan pihak Nike dengan menggunakan Ponaryo , pemain timnas asuhan riedl sebagai modelnya, kabarnya November mendatang PSSI dan Nike akan meluncurkan secara resmi seragam baru ini.

Preview Dan Jadwal Indonesia Di Kualifikasi Piala Asia 2015



           Indonesia tergabung di grup berat dalam kualifikasi Asian AFC Cup 2015 (Piala Asia 2015). Dalam hasil undian kemarin, Indonesia berada di grup C bersama dengan Irak, China dan Arab Saudi. Berada di pot (kelompok undian) 4 yang merupakan kelompok terlemah, Indonesia memang harus siap bertemu dengan tim-tim kuat. Dilihat dari peringkat FIFA saat ini, Indonesia memang berada di urutan paling buncit dari 20 negara yang ambil bagian dalam kualifikasi Piala Asia 2015.
Sebelas tiket akan diperebutkan oleh 20 negara, juara dan peringkat kedua masing-masing grup akan lolos ke putaran final ditambah satu tiket yang menjadi milik peringkat ketiga terbaik keseluruhan. Peluang Indonesia untuk menyingkirkan rivalnya di Grup C memang masih ada meskipun harus diperjuangkan secara maksimal.
         Dua saingan Indonesia di Grup C saat ini berada di peringkat 100 besar FIFA. Hanya Arab Saudi yang berada diluar 100 besar FIFA, namun jarak peringkat antara Indonesia dan Arab Saudi terpaut cukup jauh. Hanya saja peringkat FIFA memang bukan acuan mutlak kekuatan sepakbola sebuah negara.
Irak dan China merupakan unggulan untuk lolos putaran final Piala Asia 2015 dari Grup C. Irak merupakan juara Piala Asia 2007 dimana saat itu Indonesia menjadi salah satu tuan rumah, saat itu Irak mengalahkan Arab Saudi dengan skor 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung karno, Jakarta. Irak sudah bertemu dengan Indonesia sebanyak 5 kali dalam pertandingan resmi, Irak menang 4 kali dan sekali pertandingan berakhir imbang. Terakhir Indonesia bertemu Irak pada tahun 1996 di Genoa, saat itu Indonesia yang menurunkan tim Primavera kalah 0-4 dari Irak.
         Saingan Indonesia lainnya, China, memang belum pernah menjuarai Piala Asia. China hanya berhasil dua kali masuk ke final pada tahun 1984 (Singapura) dan 2004 saat mereka menjadi tuan rumah. Pertemuan China dan Indonesia dalam pertandingan resmi FIFA sudah terjadi sebanyak 11 kali. China menang 9 kali sementara Indonesia hanya mampu menang sekali di pertemuan pertama tahun 1957, satu kali pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir Indonesia melawan China adalah pada ajang Piala Asia 2004, dimana Indonesia kalah 0-5.
           Sementara itu rival lain Indonesia di Grup C, Arab Saudi, merupakan tim dengan sejarah terbaik pada ajang Piala Asia. Arab Saudi tiga kali juara Piala Asia, pada tahun 1984, 1988 dan 1996. Indonesia dan Arab Saudi sudah bertemu sebanyak 11 kali. Indonesia kalah 10 kali, dan sekali pertandingan berakhir dengan hasil imbang pada pertemuan terakhir kedua tim yang berlangsung pada tanggal 7 Oktober 2011 di Malaysia. Sebelumnya Indonesia ditaklukan Arab Saudi 1-2 di Jakarta pada ajang Piala Asia 2007.
            Melihat sejarah pertemuan Indonesia dengan rival-rivalnya di Grup C, tampaknya akan sulit sekali Indonesia untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia 2015. Dari sejarah pertemuan tersebut, Indonesia tidak pernah menang dari Irak dan Arab Saudi dan hanya sekali menang atas China pada pertemuan pertama tahun 1957. Hanya kerja keras dari pemain maupun pelatih serta didukung induk organisasi sepakbola yang baik untuk bisa meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2015. Bola itu bundar, tidak ada yang tidak mungkin.

Jadwal Indonesia Di Kualifikasi Piala Asia 2015 :
6 Februari 2013 : Irak vs Indonesia
22 Maret 2013 : Indonesia vs Arab Saudi
15 Oktober 2013 : Indonesia vs China
15 November 2013 : China vs Indonesia
19 November 2013 : Indonesia vs Irak
5 Maret 2014 : Arab Saudi vs Indonesia

 

Sumber :  http://www.bicarabola.com/2012/10/10/preview-dan-jadwal-indonesia-di-kualifikasi-piala-asia-2015/

Jumat, 05 Oktober 2012

Gerrard Targetkan Satu Trofi dan Zona Liga Champions


Gerrard Targetkan Satu Trofi dan Zona Liga Champions
Liverpool ketika mengalahkan Norwich. © AFP

Bola.net - Steven Gerrard menargetkan sebuah trofi dan posisi empat besar bersama Liverpool musim ini. Kapten the Reds itu optimis, dengan Brendan Rodgers sebagai manajer, dua hal tersebut bukan hanya sebatas ambisi.

Liverpool sempat melakoni start buruk, cuma empat kali menang dalam 11 pertandingan awal, tapi Gerrard yakin roda nasib bisa berubah. Gelandang Inggris itu percaya timnya sanggup kembali ke jalur kemenangan.

Ketika ditanya oleh BBC tentang target Liverpool musim ini, Gerrard menjawab dengan mantap: "Empat besar dan sebuah trofi."

Momentum apik Liverpool memang menemui batu sandungan Jumat (05/10) kemarin, yaitu ditundukkan Udinese 2-3 di kandang sendiri dalam ajang Liga Europa. Namun Gerrard dan kawan-kawan sukses menghempaskan Norwich 5-2 dalam laga Premier League terakhir mereka. Dari situ, Gerrard yakin the Reds dapat memperbaiki form sekaligus posisi mereka di klasemen.

"Kemenangan atas Norwich akan menjadi katalis kebangkitan kami. Mulai sekarang, akan sangat tidak mudah bagi tim-tim lain untuk melawan kami," lanjut Gerrard.

"Kami sudah bermain bagus dalam beberapa pekan terakhir. Saya yakin kami bisa terus mengambil poin maksimal, khususnya di laga-laga kandang," pungkasnya.

Hingga pekan keenam, Liverpool masih menghuni peringkat 14 dengan poin lima atau tujuh angka di bawah peringkat empat Manchester City dan 11 angka di bawah Chelsea, sang penguasa klasemen sementara. (sn/gia)

Zabaleta: City Kesulitan di Liga Champions


Zabaleta: City Kesulitan di Liga Champions
Zabaleta yakin CIty akan tampil bagus lagi. © AFP

Bola.net - Pablo Zabaleta masih merasa yakin dengan peluang Manchester City di Liga Champions musim ini. City baru mengumpulkan satu poin dari dua laga yang telah mereka jalani sejauh ini.

City tergabung dalam grup yang berat bersama Real Madrid, Ajax Amsterdam dan Borussia Dortmund. City sudah kalah dari Madrid dan hanya mampu bermain imbang melawan Dortmund.

Lawan City pada laga Liga Champions berikutnya adalah Ajax Amsterdam. Ajax menghuni dasar klasemen dengan dua kekalahan dari Dortmund dan Madrid. Zabaleta yakin Ajax akan menjadi tumbal kebangkitan City.

"Kami tahu kami masih bisa lebih baik. Kami harus bekerja keras dan memperbaiki diri. Kami memang mengalami kesulitan tapi kami harus tetap percaya diri. Kami akan pergi ke Amsterdam dengan keinginan untuk menang. Kami sedang dalam tekanan saat ini, tapi kami harus tetap berpikir positif," papar Zabaleta.

City memang dihuni oleh skuad-skuad berkualitas, namun sebagai tim, mereka masih minim pengalaman di Eropa. Banyak yang berpendapat bahwa kurangnya pengalaman ini akan menjadi batu sandungan City. (sky/hsw)

Cari Blog Ini

Daftar Blog Saya

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Pengikut